Blog

Sebelum Impor dari China, Kuasai 7 Hal Ini

Sebelum Impor dari China, Kuasai 7 Hal Ini

Impor bukan sekadar membeli barang dengan harga murah dari China kemudian menjualnya kembali di Indonesia.

Ada banyak keputusan yang perlu dibuat sebelum pembayaran dilakukan. Kesalahan pada tahap awal bahkan dapat menyebabkan modal tertahan pada barang yang sulit dijual.

Karena itu, calon importir sebaiknya memahami beberapa hal dasar terlebih dahulu.

1. Ketahui Apa yang Ingin Dijual

Produk menjadi titik awal dalam bisnis impor.

Sebelum mencari supplier, cari tahu kebutuhan pasar dan tentukan jenis barang yang ingin diuji.

Produk yang menarik di marketplace China belum tentu memiliki permintaan yang sama di Indonesia.

2. Pelajari Cara Kerja Marketplace China

Marketplace seperti 1688 dan Taobao memiliki sistem dan karakteristik yang berbeda dengan marketplace Indonesia.

Perhatikan informasi produk, pilihan varian, minimum pembelian, lokasi supplier, ulasan, serta estimasi pengiriman.

Semakin terbiasa membaca halaman produk, semakin mudah menemukan informasi penting sebelum membeli.

3. Jangan Abaikan Supplier

Dua toko bisa menjual barang yang terlihat sama tetapi memiliki kualitas dan pelayanan berbeda.

Karena itu, bandingkan beberapa supplier.

Lihat jumlah transaksi, rating, ulasan, foto pembeli, serta respons seller ketika Anda mengajukan pertanyaan.

4. Hitung Total Modal

Kesalahan umum adalah menggunakan harga produk sebagai dasar modal.

Misalnya harga barang Rp10 juta. Nilai tersebut belum tentu menjadi biaya akhir karena masih dapat ditambah biaya pembayaran, pengiriman lokal China, pengiriman internasional, dan biaya lainnya.

Gunakan perhitungan total agar harga jual tidak salah.

5. Pahami Berat dan Volume

Sebelum order, mintalah informasi berat dan ukuran paket.

Data tersebut membantu memperkirakan kebutuhan pengiriman.

Jika barang memiliki ukuran besar tetapi berat ringan, volume dapat menjadi faktor penting dalam perhitungan biaya.

6. Pelajari Risiko Produk

Tidak semua barang cocok untuk percobaan pertama.

Produk dengan baterai, cairan, makanan, kosmetik, atau barang yang memiliki aturan tertentu membutuhkan perhatian lebih.

Untuk pemula, produk yang lebih sederhana dapat membantu proses belajar berjalan lebih mudah.

7. Siapkan Komunikasi dengan Supplier

Jangan hanya bertanya mengenai harga.

Tanyakan stok, waktu pengiriman, jumlah dalam karton, ukuran packing, berat, varian, dan ketersediaan barang.

Jika terjadi perubahan atau kendala, komunikasi yang baik akan sangat membantu.

Mulai dengan Target yang Realistis

Anda tidak harus langsung mendapatkan keuntungan besar dari transaksi pertama.

Tujuan awal bisa berupa memahami proses.

Setelah satu transaksi selesai, evaluasi:

  • apa yang berjalan baik

  • bagian mana yang menimbulkan masalah

  • biaya apa yang sebelumnya tidak diperhitungkan

  • bagaimana kualitas supplier

  • bagaimana kondisi barang ketika diterima

Dari evaluasi tersebut, transaksi berikutnya dapat dibuat lebih baik.

Kesimpulan

Sebelum melakukan impor, ada baiknya calon importir menguasai dasar-dasar proses terlebih dahulu.

Pemahaman mengenai produk, marketplace China, supplier, biaya, volume, risiko barang, dan komunikasi akan membantu mengurangi kesalahan.

Tidak perlu terburu-buru melakukan pembelian besar. Bangun pengalaman melalui proses yang dapat dikendalikan.


Leave a Reply

logo